Asahan | Infrastruktur jalan merupakan komponen utama pembangunan desa yang krusial untuk meningkatkan perekonomian, mempermudah mobilitas warga, dan mempercepat akses ke layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Di desa Silo Baru Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan mencapai puluhan tahun kondisi fisik infrastruktur jalan utama bagai kubangan kerbau saat hujan turun, Jumat (20/3/2026).
Pantauan awak media dilokasi tampak sepanjang jalan utama desa Silo Baru saat turun hujan harus dilewati extra hati - hati, karena kondisi infrastruktur jalan tersebut berlubang - lubang dan sangat licin.
Dalam hal ini warga desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan berinisial AM, 44 tahun saat dikonfirmasi oleh awak media dilokasi mengatakan mencapai puluhan tahun kondisi fisik infrastruktur jalan utama desa Silo Baru tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Asahan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupaten Asahan Agus Jaka Putra Ginting SH MH saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp terkait kondisi fisik infrastruktur jalan utama desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut tidak mendapatkan respon maupun jawaban, Jumat (20/3/2026).
Sedangkan program pemerintah dalam memajukan desa difokuskan pada penguatan Dana Desa (DD), pembangunan infrastruktur fisik (jalan, sanitasi), dan pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pelatihan vokasi, serta digitalisasi. Program prioritas mencakup penanganan stunting, ketahanan pangan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa untuk meningkatkan kemandirian dan ekonomi desa.
Bagaimana Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan dapat diwujudkan bila kondisi fisik infrastruktur jalan utama desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut rusak total. (IS/SL)
