Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu), yang merupakan bagian dari Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat (AD), terus memacu pembangunan infrastruktur di wilayah terisolir.
Tampak Personel Satgas bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pengecoran pondasi dalam rangka pembuatan Jembatan Gantung Garuda.
Karena , Jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi penting yang menghubungkan dua wilayah, yakni Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD). Rabu (10/06/2026).
Pantauan di lokasi oleh awak media menunjukkan antusiasme yang tinggi dari warga yang bahu-bahu membahu bersama prajurit TNI melangsir material dan melakukan pengecoran semen.
Dibuatnya jembatan ini sudah lama dinantikan untuk memangkas jarak tempuh serta memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan antar-desa.
Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu, Pelda Edi, menyampaikan bahwa pengerjaan tahap pengecoran pondasi ini merupakan salah satu fase paling krusial untuk memastikan keamanan dan ketahanan jembatan di masa depan.
"Pengecoran pondasi ini harus kita lakukan dengan teliti dan kuat karena ini adalah tumpuan utama Jembatan Gantung Garuda. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara anggota Satgas TNI AD dan masyarakat.
Juga turut langsung membantu, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar," ujar Pelda Edi di lokasi kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kemajuan pembangunan ini tidak lepas dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terjalin erat di lapangan. Ditargetkan.
Jika cuaca dalam keadaan terus mendukung, proses pekerjaan jembatan tersebut tahapan - tahapan Pekerjaanya akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan terhubungnya Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso melalui Jembatan Gantung Garuda ini, diharapkan mobilitas warga tidak lagi terhambat, terutama saat musim penghujan, sehingga roda perekonomian daerah setempat dapat berputar lebih cepat.(Pr4as)
