Bangunan Rusak, SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir Butuh Renovasi Segera


Dibaca: 199 kali 
Selasa,00 0000 - 23:43:27 WIB
Bangunan Rusak, SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir Butuh Renovasi Segera Kondisi plafon gedung SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir yang terlihat sudah hancur
SuaraLira.com || Kampar || Kondisi memprihatinkan terlihat pada bangunan SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir yang berada di Desa Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sejumlah fasilitas sekolah tampak rusak dan menua, sehingga berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.
 
Hasil investigasi awak media di lapangan pada Rabu (8/4) menunjukkan beberapa ruang kelas mengalami kebocoran pada bagian atap. Saat hujan turun, air masuk ke dalam ruangan hingga menyebabkan lantai tergenang. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar tidak berjalan maksimal serta mengganggu konsentrasi siswa.
 
Sejumlah siswa mengaku kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun anggota DPRD agar renovasi sekolah segera direalisasikan.
 
“Kalau hujan atap bocor, kadang air masuk ke kelas. Kami jadi tidak fokus belajar. Kami berharap sekolah ini segera diperbaiki supaya lebih nyaman,” ujar salah satu siswa kepada awak media.
 
Awak media kemudian mencoba meminta keterangan langsung kepada pihak sekolah. Namun kepala sekolah tidak berada di tempat saat dikunjungi. Operator sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang menghadiri kegiatan di luar dan memberikan nomor kontak untuk konfirmasi lebih lanjut.
 
Upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah, Yusrial, S.Pd., melalui pesan WhatsApp telah dilakukan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diberikan.
 
Berdasarkan data dari pihak sekolah, jumlah peserta didik di SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir saat ini sebanyak 118 siswa. Dengan jumlah tersebut, kondisi bangunan yang rusak dinilai cukup mengkhawatirkan terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa.
 
Awak media juga menelusuri penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Operator sekolah, Ayu Armela, menjelaskan bahwa dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan buku pelajaran.
 
“Dana BOS kami prioritaskan untuk buku pelajaran. Untuk siswa, bantuan berkisar antara Rp1 juta hingga Rp1,2 juta per siswa,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, pihak sekolah mengungkapkan bahwa bantuan pembangunan terakhir yang diterima hanya untuk fasilitas perpustakaan dan laboratorium, yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 2012. Setelah itu, pengajuan renovasi gedung terus dilakukan, namun hingga kini belum ada realisasi.
 
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pemerataan pembangunan sarana pendidikan di daerah. Di tengah program pemerintah yang menitikberatkan peningkatan kualitas pendidikan, masih ditemukan sekolah dengan bangunan yang tidak layak.
 
Pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan untuk meninjau langsung kondisi tersebut dan merealisasikan perbaikan gedung.
 
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Yang kami butuhkan adalah realisasi perbaikan, agar siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman, tanpa kebocoran dan genangan air saat hujan,” ujar pihak sekolah.
 
Kondisi bangunan SMP Negeri 1 Kampar Kiri Hilir masih menunggu kepastian renovasi dari pihak terkait. **
 
(Deni/sl)

Akses suaralira.com Via Mobile m.suaralira.com
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya

BERITA POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Angsa I No. 4b Sukajadi – Pekanbaru – Riau - Indonesia
Email Redaksi : suaralira@gmail.com
Email Bagian Iklan : suaralira@gmail.com
Phone : 081266367545
AVAILABLE ON :