Suaralira.com, Kuansing - Memasuki pekan kedua bulan Mei, Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu yang tergabung dalam Satgas Jembatan TNI AD terus menunjukkan progres signifikan.
Semua Personel di lapangan fokus pada pengolahan material dan penguatan struktur dasar guna mengejar target pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
Karena Jembatan ini merupakan proyek strategis yang akan menjadi urat nadi penghubung antara Desa Sukaraja dengan Huluteso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD). Sabtu (09/05/2026).
Dimylai dari sejak pagi hari, para personel terpantau melakukan serangkaian pekerjaan teknis yang krusial bagi ketahanan jembatan, di antaranya Persiapan Material, mobilisasi dan penyaringan pasir berkualitas tinggi untuk campuran beton.
Saat ini dilakukan Perakitan Rangka Besi, perakitan tulangan besi secara presisi yang akan digunakan sebagai kerangka utama pondasi jembatan. Pengecoran Struktur Dasar.
Selanjutnya juga melakukan pengecoran tahap awal guna memastikan dudukan jembatan memiliki stabilitas maksimal sebelum pemasangan bentang gantung.
Pelda Edi, salah satu personil di lokasi kegiatan, menyampaikan bahwa seluruh tahapan dilakukan dengan standar teknis yang ketat guna menjamin keamanan pengguna jembatan di masa depan.
"Hari ini kami fokus pada penguatan pondasi. Perakitan besi tulangan dan pengecoran struktur dasar adalah kunci utama kekuatan Jembatan Gantung Garuda ini.
Kami bekerja secara tim dengan semangat gotong royong agar akses penghubung Desa Sukaraja dan Huluteso ini segera dapat dinikmati oleh masyarakat untuk meningkatkan mobilitas dan ekonomi warga lokal," ujar Pelda Edi.
Seluruh rangkaian kegiatan di lokasi proyek berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Cuaca yang mendukung di wilayah Kecamatan LTD turut membantu kelancaran proses pengecoran sehingga material dapat mengeras dengan sempurna sesuai jadwal yang ditentukan.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar desa secara signifikan dan menjadi bukti nyata sinergi TNI AD dalam membangun infrastruktur di wilayah pelosok.
Dengan ucapan yang sama saat suaralira.com mendatangi salah satu orang tua saat mengantarkan sekolah buk Ida disampaikanya sebagai orang tua saya sangat bersyukur atas dibangunya jembatan ini"katanya.
Kedepanya saya tidak ada bebanengantarkan anak sekolah dan tidak khawatir lagi apalagi saat hujan yang harus menyeberangi anak sungai berbasah basah"ujarnya.
Trimakasih bapak TNI logat kampungnya yang telah membangun untuk kami masyarakat agar bisa melewati jalan ini saat hari hujan dan kami tidak akan basah basah lagi" jelasnya.(Pr4as.sl)
