JAKARTA (suaralira.com) - Ketua Badan Pengkajian MPR RI Ahmad Basarah menegaskan keinginan kembali menghadirkan haluan negara bukanlah berarti akan melahirkan sistem pertanggungjawaban oleh lembaga-lembaga negara kepada MPR. Tetapi melahirkan laporan kinerja dari lembaga-lembaga negara kepada rakyat yang difasilitasi oleh MPR dalam suatu forum sidang paripurna MPR (tahunan).
“Tak ada konsekuensi hukum dari MPR terhadap laporan kinerja tersebut. Dalam hal kinerja presiden dan lembaga negara lain tidak sesuai dengan harapan rakyat dalam haluan negara maka bentuk pertanggungjawaban berupa penilaian dari rakyat, “ ujar Ahmad Basarah dialog kenegaraan MPR RI tentang ‘GBHN’ bersama Ketua Fraksi PPP MPR RI Irgan Chairul Mahfidz, dan Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono di Gedung MPR RI Jakarta, Senin (29/02/2016).
Menurut Basarah, dalam haluan negara (GBHN model baru) yang disusun dan ditetapkan oleh MPR ini akan dirumuskan pokok-pokok kebijakan nasional untuk jangka panjang (25-50 tahun) dan jangka menengah (5 tahun) bagi semua lembaga-lembaga negara yang kewenangannya bersumber dari konstitusi atau UUD seperti MPR, DPR, DPD, Presiden, BPK, MA, MK dan KY.
“Dengan demikian presiden tetap menerima mandat dari rakyat, dan presiden merumuskan haluan eksekutif (haluan pemerintahan) berdasarkan haluan negara yang bersifat pokok yang dirumuskan oleh MPR. Begitupula dengan lembaga-lembaga negara lain, dalam merumuskan arah kebijakan mereka mengacu kepada “haluan negera” yang dirumsukan oleh MPR, “ katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan mayoritas rakyat mendukung wacana GBHN sebagai haluan pembangunan negara secara berkelanjutan, konsistensi dan program pembangunan itu tak boleh terputus meski Presiden RI berganti dalam lima tahun sekali. Hanya saja GBHN itu sebagai pedoman pembangunan negara Presiden RI, lembaga - lembaga negara, gubernur, bupati da walikota. Namun, Ptresiden RI akan tetap dipilih secara langsung oleh rakyat dan MPR tidak kembali menjadi mandataris MPR RI.
“Semua fraksi sudah sepakat untuk menindaklanjuti rekomendasi bahwa MPR RI memiliki kewenangan untuk menentukan arah pembangunan. MPR, DPR, dan DPD RI, “ kata Basarah seraya mengatakan Rapat Gabungan 24 Februari 2016 lalu sepakat untuk melakukan perubahan terbatas, karena sejak reformasi ini kita merasa kehilangan konsensus dalam membangun negara.
Irgan mendukung perlunya revitalisasi GBHN. Namun sebelum melakukan pembahasan GBHN tersebut disosialisasikan terlebih dahulu ke tengah masyarakat secara obyektif, profesional, termasuk kalangan kampus, dengan kajian utuh dan komprehensif.
“Banyak kelompok-kelompok yang akan memasukkan berbagai kepentingan ke dalam amandemen UUD NRI 1945 termasuk GBHN itu. Apalagi persepsi masyarakat selama ini buruk terhadap DPR, sehingga harus hati-hati dan jangan sampai kehilangan ruh,” katanya.
Irgan tak menginginkan negara Pancasila ini terpuruk lagi dan membangunkan ‘macan tidur’ serta merontokkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, konflik, gejolak sosial, dan sebagainya.Terpenting kata Irgan adalah menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme bangsa ini.
“Memang MPR harus lebih tinggi kedudukannya dibanding lembaga negara yang lain, karena lembaga negara itu harus dalam pengawasan MPR RI dalam kerangka mengawal NKRI,” katanya,
Sedangkan MPR Ma’ruf Cahyono menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penguatan lembaga dan badan pengkajian atas seluruh pandangan-pandangan yang terformulasi di Majelis. Sekjen berjanji akan menyiapkan sarana, SDM dan anggaran agar kerja majelis lebih baik.
“Sebagai Sekjen, kami akan memberikan support secara maksimal agar hasil kerjanya maksimal, karena itu memang tugas Sekjen. Kualitas birokrasi kesekjenan pun akan dipersingkat “ ujar Ma’ruf.
Ma’ruf Cahyono menambahkan sudah sepatutnya pihaknya memberikan dukungan teknis, administrative dan substantif sejalan dengan sarana dan anggaran yang lebih baik. Sebab fokus kesekjenan memang mendukung keputusan-keputusan sesuai dengan arah pembahasan GBHN.
Namun Ma’ruf mengakui Kesekjenan MPR RI tetap memerlukan dukungan media untuk pemberitaan yang obyektif, jernih, dan konstruktif sejalan dengan kebijakan lembaga MPR RI. “Formulasinya harus tepat sehingga kinerja kesekjenan bisa terus ditingkatkan,” katanya. (bs/sl)
Suaralira.com, Inhu - Kegiatan kunjungan Danrem 031/WB (Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S. Sos.,M.Si.,M.Han di Taman Nasional Tesso Nilo (T.
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.
Suaralira.com, Pekanbaru – SPBU Tabek Gadang, jalan SM.Amin Kota Pekanbaru, Hasil pantauan awak media Selasa (27/01) terus berupaya meningkatk.
PEKANBARU - Perhelatan ASEAN Para GamesThailand Selesai. 48 Medali berhasil disumbangkan atlet NPC Riau, dengan rincian 19 Emas, 19 Perak dan 10 Per.
SUARALIRA.COM - Kegiatan memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 100 tahun 2026 keberadaan Nahdatul Ulama (NU) memiliki peran vital sebagai .
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat Serka Huzairin melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Sertu Edi putra , Kodim 0302/Inhu Melaksanakan Komsos (Komunikasi sosial) dengan tokoh masyarakat .
Suaralira.com, Rengat , Dalam melakukan Interaksi Babinsa Salah satunya dengan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi dan kekompakan an.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat.Sertu Efendrizal melaksanakan komsos serta patroli di Kelurahan kampung dagang.Senin Malam (.