Muak Janji Tinggal Janji Warga Tanam 4 Pohon Pisang semoga Berbuah bisa tambah Biaya Perbaikan Jalan digenangi Banjir


Dibaca: 624 kali 
Selasa,27 Januari 2026 - 18:24:23 WIB
Muak Janji Tinggal Janji Warga Tanam 4 Pohon Pisang semoga Berbuah bisa tambah Biaya Perbaikan Jalan digenangi Banjir

Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyatakan kekecewaan mendalam terhadap pemerintah Provinsi Riau terkait kondisi jalan jenderal sudirman Ujung tembus jalan sembilang kecamatan Rumbai.

Hingga kini belum mendapat penanganan yang serius jangan Janji Tinggal Janji dan hal Perbaikan perlu menjadi prioritas DPRD Riau, Pemerintah Provinsi Riau dan ini adalah prioritasnya untuk membenahi jalan Provinsi ini

Banjir setiap meluapnya hujan lebat dan naiknya arus sungai Siak membuat warga Kota Pekanbaru maupun pelintas jalur jalan ini selalu menimbulkan macet, sampai lakalantas bagi pengguna arus jalan Propinsi katanya yang kayak dengan sumber daya alamnya.

Tetapi janji janji kebohongan belum juga dapat terealisasikan oleh Plt.Gubernur Riau yakni hanya janji janji kebohongan dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T menimbulkan tidak nyamanan pengguna jalan Provinsi sampai sekarang ini.

Hal tidak menyenangkan hati warga kota Pekanbaru selaku ibukota Propinsi Riau sampai Menanam 4 (empat) Pohon pisang, semoga dengan menanam 4 (empat) pohon pisang ini bisa panen dan bisa membantu biaya perbaikan guna meninggikan badan jalan yang selalu digenangi banjir, "ujar beberapa orang Tokoh masyarakat Riau yang sudah bosan dengan janji janji perbaikan.

Apalagi daerah banjir ini bukan sekali ini saja dipertanyakan warga kota pekanbaru sekitarnya, apalagi pusat ibukota Provinsi Riau yang ada Ketua, Wakil Ketua, serta Anggota DPRD Riau tinggal dikota Pekanbaru sekolah olah tidak menjadi prioritas baginya untuk sesegera mungkin dapat memperbaiki dengan meninggikan jalan tergenang air sudah cukup lama sekali semenjak jembatan Leighton yang membentang diatas Sungai Siak.

Tetapi DPRD Riau, Gubernur Riau sebelum sebelumnya hanya bisa menjanji janjikan untuk perbaikan jalur jalan ini, DPRD Riau hanya Melihat serta Mendengarmalahan ikut melintas tetapi sesuai Komisinya tidak pernah ada solusinya sampai sekarang dan juga mempermasalahkan baik kepada Kementerian, Dinas Terkait maupun kepada Plt.Gubernur sekarang ini, selalu hanya menjanjikan buat warga yang selalu melintas baik dari Kab.Bengkalis, Kab.Siak, Kab.Meranti maupun kota kota terdekat dari Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau.

Padahal jalan ini merupakan jalur penghubung strategis antar provinsi dan antar kabupaten, khususnya menuju Kabupaten Siak dan wilayah Bengkalis serta wilayah lainnya, terakhir mungkin dengan cara menanam Pohon Pisang ini PLT.Gubernur Riau dapat mengerjakannya secepat mungkin demi warga yang selalu melintas, ujar Tokoh masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Serta beberapa yokoh masyarakat Meranti Pandak kecamatan Rumbai menilai kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama itu mencerminkan lemahnya perhatian DPRD Riau, pemerintah Provinsi Riau terhadap infrastruktur vital ini.

Meski berstatus sebagai jalan provinsi dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau, kondisi Jalan Sudirman Ujung lepas Jembatan Siak IV Pekanbaru dengan nama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) dinilai justru memperburuk citra Kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi.

“Jalan ini bukan jalan lingkungan, ini jalan penghubung antar provinsi dan kabupaten. Tapi sampai sekarang dibiarkan rusak. Kami hanya mendengar janji-janji, mulai dari gubernur sebelumnya hingga sekarang belum juga terealisasi,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Meranti Pandak, Senin (27 Januari 2026).

Warga mengingatkan bahwa pada masa kepemimpinan Gubernur Riau sebelumnya, Syamsuar, telah ada janji perbaikan jalan tersebut. Namun hingga kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau saat ini, janji itu belum juga terwujud.

Masyarakat Meranti Pandak berharap pernyataan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menyebutkan akan melakukan overlay atau peninggian Jalan Sudirman Ujung benar-benar direalisasikan, bukan sekadar menjadi wacana.

“Kami tidak ingin dibuai janji lagi. Yang kami butuhkan adalah bukti nyata. Kalau memang pemerintah provinsi tidak sanggup, masyarakat siap bergotong royong mengumpulkan dana swadaya,” tegasnya.

Menurut warga, ruas jalan yang mengalami kerusakan parah tersebut hanya sepanjang sekitar 100 hingga 200 meter dan membutuhkan peninggian sekitar satu meter. Mereka menilai perbaikan tersebut tidak memerlukan biaya yang terlalu besar jika ditangani dengan serius.

Sebagai bentuk ultimatum, warga menyatakan apabila dalam waktu dekat tidak ada realisasi perbaikan, mereka siap menggalang dana swadaya masyarakat bersama lembaga sosial dan elemen masyarakat lainnya demi memperbaiki Jalan Sudirman Ujung.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap pembangunan Riau. Jangan sampai ketertinggalan infrastruktur terus dibiarkan,” pungkasnya.(**)


Akses suaralira.com Via Mobile m.suaralira.com
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya

BERITA POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Angsa I No. 4b Sukajadi – Pekanbaru – Riau - Indonesia
Email Redaksi : suaralira@gmail.com
Email Bagian Iklan : suaralira@gmail.com
Phone : 081266367545
AVAILABLE ON :