SuaraLira.com || Lubuk Sikaping -- Permohonan sederhana seorang petani dari pelosok nagari di Kabupaten Pasaman mendapat respons cepat dari Bupati Pasaman, Welly Suhery.
Di sebuah rumah sederhana di Ujung Padang, Jorong Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, harapan itu akhirnya datang. Nurhayeti, 69, petani kelahiran 1957 yang sedang dalam kondisi sakit, tak lagi sekadar menanti. Kursi roda yang selama ini hanya menjadi angannya, kini telah berada di sisinya. Ya, keinginannya dijawab langsung Bupati Pasaman, Welly Suhery.
Memang beberapa waktu lalu, Nurhayeti mengajukan permohonan bantuan kursi roda kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kondisinya yang melemah membuat aktivitas sehari-hari tak lagi mudah seperti biasanya. Terlebih, ia kini rutin menjalani cuci darah di RSUD Tuanku Imam Bonjol, inipun menambah berat perjuangan hidupnya.
Sebagai seorang petani, Nurhayeti terbiasa bekerja keras di ladang. Namun usia dan penyakit memaksanya lebih banyak beristirahat. Mobilitasnya terbatas. Setiap kali hendak berobat, keluarga harus membantu sepenuhnya
Permohonan sederhana mendapatkan kursi roda itu kemudian sampai ke telinga Bupati Pasaman, Welly Suhery. Tanpa menunggu lama, bantuan pun segera diproses melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pasaman.
(Fauzan)