PEKANBARU (suaralira.com) Armada Bus SAUM merupakan solusi terbaik yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, transportasi ini, selain murah sekaligus bisa mengatasi kemacetan yang selama ini, mengganggu warga kota beraktivitas.
Awalnya, Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP)hanya 20 unit, namun saat iniberkembang menjadi 64 unit. Apalagi di awal April mendatang 9 bus besar telah selesai diperbaiki ditambah lagi dengan 50 unit bus hibah yang sedang akan dijemput dari Jawa Timur. Bayangkan dengan jumlah 64 unit saja, kini dapat melayani masyarakat dari banyak titik dan sejumlah kawasan di Pekanbaru.
Saat ini, kemacetan lalulintas di jalan raya adalah permasalahan transportasi yang tidak akan pernah lepas dari setiap daerah perkotaan, baik di kota-kota di tanah air maupun kota-kota di negara lain. Salah satunya Kota Pekanbaru.
Apalagi, saat ini sebagai kota yang berkembang pesat tentu akan dihadapkan dengan problem yang satu ini, akan tetapi secara perlahan, namun pasti kemacetan lalulintas akan bisa diatasi.
Selain itu daerah perkotaan memiliki sarana-sarana umum yang baik, misalnya pendidikan, kesehatan, perekonomian, kebudayaan dan sebagainya yang merupakan faktor penarik bagi warga luar daerah untuk berbondong-bondong menetap di daerah perkotaan. Tidaklah mengherankan apabila jumlah penduduk kota melonjak tajam padahal lahan kota relatif tetap.
Pertambahan jumlah warga kota tentunya akan menyebabkan kebutuhan warga kota sehingga jumlah pergerakan yang terjadi akan meningkat pula. Kenaikan pergerakan ini akan membuat volume lalulintas makin besar dan akhirnya kapasitas jalan yang tersedia pada ruas-ruas jalan pada akhirnya harus ditingkatkan pula untuk mengimbanginya.
Untuk memperbesar kapasitas jalan, langkah yang paling baik adalah dengan memperlebar badan jalan dan melakukan perbaikan geometri jalan. Selain itu dapat pula dilakukan pemberlakuan aturan tentang jenis-jenis kendaraan boleh melaluinya, penataan parkir, manajemen lalulintas (traffic management) maupun dengan penataan land use secara tepat.
Namun keterbatasan alokasi lahan untuk jaringan jalan di daerah perkotaan yang tidak mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah kendaraan pada akhirnya akan menyebabkan metode-metode ini akan mencapai titik jenuh (saturation point) yang tidak mampu lagi mengatasi problem kemacetan lalu lintas pada masa-masa mendatang.
Kadishub Kota Pekanbaru Aripin HR SH melalui Kepala UPTD Pengeloaan Angkutan Perkoataan (PAP) Wisnu Herianto SE mengatakan, bahwa untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat pihaknya terus berupaya bekerja semaksimal mungkin.
Salah satunya menyediakan sistim angkutan umum massal (Saum) yakni bus Trans Metro Pekanbaru. Bus Trans Metro Pekanbaru ini lah yang melayani masyarakat sebagai alat transportasi untuk bepergian. Terlelebih lagi, keberadaan bus Trans Metro Pekanbaru ini juga salah satu untuk mengurangi kemacetan di jalan raya. Selain itu, tujuannnya agar polusi udara bisa berkurang.
"Saum yang kita sediakan ini untuk mengurai kemacetan. Sebab Saum ini salah satu solusi terbaik untuk mengatasi problem lalulintas. Terutama mengurangi volume kemacetan untuk masyarakat di perkotaan," ujar Wisnu.
Diterangkan Wisnu, selain itu memang saat ini sejak adanya bus Trans Metro Pekanbaru sebagai angkutn umum yang ada di Kota Pekanbaru masih belum seratus persen masyarakat yang menggunakan jasa bus tersebut.
Namun, begitu pihaknya terus memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan bus Trans Metro Pekanbaru itu. Karena bus Trans Metro Pekanbaru itu disediakan salah salah satu tujuannya untuk mengurangi angka kemacaten di jalan raya.
"Oleh sebab itu, kita bekerjasama dengan pihak ketiga terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini agara masyarakat yang menjadikan bus Trans Metro Pekanbaru sebagai transportasi merasa nyaman dan aman," ungkap Wisnu.
Ditambahkan Wisnu, untuk menunjang pelayanan angkotan bus Trans Metro Pekanbaru itu, pihaknya juga akan melakukan perbaikan sarana lainnya seperti halte-halte yang sudah rusak. Hal itu, nantinya akan berkordinasi dengan pihak ketiga.
"Kita akan kordinasi, terutama untuk perbaikan halte. Karena halte ini sangat penting, sehingga masyarakat merasa puas dan nyaman atas kebersihan halte tersebut," kata Wisnu.
Diuraikan Wisnu, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menjemput sebanyak 50 unit bus hibah yang diberikan Kementrian Perhubungan. Sementara ke 50 bus besar itu nantinya akan melayani masyarakat Kota Pekanbaru sebagai alat transportasi.
"Insyaalah 50 bus hibah itu akan kita jemput ke Kota Malang. Mudaah-mudahan setelah datang nanti, bus jenis besar ini akan digunakan untuk melayani masyarakat," ujar Wisnu.
Sementara itu Wali Kota Pekanabru, DR Firdaus ST MT berencana bus hibah tersebut akan beroperasi di Pekanbaru saja. Ke 50 unit bus itu nantinya dikatakan Wako akan dioperasikan melayani masyarakat dalam Kota Pekanbaru.
"Semuanya akan dioperasikan di Kota Pekanbaru, mengenai koridor mana saja yang akan dilalui bus itu, nanti rundingkan lagi,'' sebut Firdaus.
Salah seorang warga Bambang kepada wartawan mengatakan, ia sangat menyambut baik atas adanya bus besar yang diberikan Kementrian Perhubungan tersebut. Karena bus tersebut salah satu alat transportasi untuk melayani masyarakat Kota Pekanbaru untuk bepergian.
"Saya sangat senang dengan adanya 50 bus hibah tersebut. Semoga keberadaan bus itu nanti diminati masyarakat. Namun, yang paling penting dengan adanya bus ini bisa mengurangi kemacetan lalilintas di Kota Pekanbaru," ujarnya.
Ditambahkan Rohman, selain itu diharapkan juga kepada pihak terkait seperti Dishub agar selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Begitu juga segala kekurangan tentang sarana pendukung seperti halte yang rusak segera diperbaiki.
"Kita juga harapkan berikan lah pelayanan, yang terbaik kepada masyarakat. Kemudian perbaikailah jika ada halte penjunjang yang sudah rusak," harap Rohman.
Kota Pekanabru sendiri pada tahun 2015 lalu dianugrahi piala Wahana tata Nugeraha oleh Kemenhub Republik Indonesia dengan predikat Kota Besar. (TR/adv/Pemko Pekanbaru)
KAMPAR, Suaralira.com – Tokoh adat Kenegerian Air Tiris, Fendi Sugara bergelar Datuk Betuah, menegaskan bahwa seluruh wilayah di Kabupaten Kam.
SuaraLira.com || Tebing Tinggi -- Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Kota Tebing Tinggi akhirnya berhasil diungkap tim gabungan Subdit III .
SuaraLira.com || Tebing Tinggi -- Polres Tebing Tinggi memaparkan hasil pengungkapan kasus narkotika sejak bulan Januari hingga April 2026. Kegiatan.
SuaraLira.com || Pekanbaru – Warga Jalan Kurnia 2 No.20 RT 05/RW 02, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Kepahiang , suaralira.com - Setelah bertahun tahun menanti perhatian pemerintah daerah,kepala desa (SOPIAN AID.
Asahan | Telah terjadi kebakaran di jalan Dr Fl Tobing Lingkungan VI, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Rabu.
PELALAWAN, Suaralira.com -- Dugaan tindakan pemalsuan copi salinan dari kantor kecamatan Pangkalan Kuras terkait SKGR Nomor 297/-PK/2007 tanggal 17 .
TANGSEL, Suaralira.com -- Kinerja pengawasan dan penindakan terhadap Peredaran Rokok ilegal di Daerah Kota Dumai kembali menjadi perhatian masyaraka.
SUARALIRA.COM, Kuansing - Satgas Kodim 0302/Inhu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyar.
Suaralira.com, Rengat - komunikasi sosial (Komsos) hari ini, Rabu 29 april 2026. Tetap Menjalin keakraban dengan warga binaan merupakan tugas pokok .
Suaralira.com, Rengat - Kuala Mulia –Babinsa Koramil 01/Rengat Koptu Mukhlis Babinsa desa Kuala Mulia , hari ini Rabu, 29 April 2026 ,yang men.
Suaralira.com, Rengat - Guna untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif, Babinsa
Serka Huzairin koramil 01/Rgt, melaksanakan Patroli di malam .
Suaralira.com, Kuansing - Personel Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu yang tergabung dalam Satgas Jembatan TNI AD terus menunjukkan progres signifikan .
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rgt Kodim 0302/Inhu
Mewujudkan Keakraban, Babinsa lakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) deng.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/ Rgt Serka Dedi Iskandar melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat Kelhrahan Pemat.