PEKANBARU, Suaralira.com – Ajang Riau Open Archery Competition 2026 yang dilaksanakan di GORPANAHAN UIR diikuti oleh peserta dari tiga Provinsi berlangsung kompetitif. Tim asal Sumatera Utara (Sumut) berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 14 medali emas, 8 perak, dan 13 perunggu.
Sementara itu, dari tuan rumah Riau, tim Ricky R Series School menempati posisi juara umum kedua dengan perolehan 9 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Posisi juara umum ketiga diraih oleh Hilal R Series Club, juga dari Riau, dengan torehan 8 emas, 10 perak, dan 5 perunggu.
Kejuaraan ini merupakan ajang terbuka (open) yang diikuti oleh klub-klub, bukan membawa nama daerah atau provinsi secara langsung.
Selain menjadi ajang kompetisi, Riau Open juga dijadikan sebagai salah satu tahapan seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior.
Hasil dari kejuaraan ini nantinya akan dikombinasikan dengan hasil Kejurnas Junior yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.
“Dari hasil dua event itu nanti akan diakumulasi. Setiap nomor akan dipilih empat atlet putra dan putri untuk mewakili Riau,” ujar Kabid Binpres Pengprov Perpani Riau, Siswanto. Minggu (26/4/26).
Diperkirakan, Riau berpotensi mengirimkan sekitar 32 atlet dari berbagai kategori usia, mulai dari U13, U15, hingga U18, untuk berlaga di tingkat nasional.
Namun demikian, terdapat kendala dalam hal pembiayaan keberangkatan atlet. Saat ini, dukungan dana dari pemerintah maupun KONI masih terbatas, sehingga atlet harus mengandalkan biaya mandiri.
“Kondisi sekarang memang berbeda dengan sebelumnya. Untuk keberangkatan ke Kejurnas, peran klub, pelatih, dan orang tua sangat besar dalam mendukung atlet,” jelasnya.
Di sisi prestasi, panitia menilai atlet-atlet Riau masih perlu meningkatkan kemampuan, khususnya di nomor recurve dan compound yang masih didominasi oleh atlet dari luar daerah.
Keunggulan Sumatera Utara dalam ajang ini juga dipengaruhi oleh jumlah peserta yang lebih banyak, termasuk dominasi atlet usia dini yang turut menyumbang poin.
Terakhir dikatakan Siswanto yang juga menjabat Kabid Olahraga Dispora Kabupaten Siak, Berharap ke depannya, peningkatan pembinaan dan regenerasi atlet menjadi fokus utama agar Riau mampu bersaing lebih kuat di tingkat nasional," tutupnya. (Fa)
