Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Inhu yang merupakan bagian dari Satgas Jembatan TNI AD terus memacu progres pembangunan infrastruktur di daerah.
Personel Satgas terpantau bergerak cepat melakukan serangkaian pengerjaan fisik guna memperkuat struktur Jembatan Gantung Garuda. Pembangunan jembatan ini menjadi akses krusial yang nantinya menghubungkan Desa Sukaraja dengan Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Datar. Kamis (28/05/2026).
Kemanunggalan TNI dan warga sekitar terlihat jelas di lokasi proyek. Fokus pengerjaan hari ini yaitu pengurukan batu untuk mematangkan lahan dan memperkukuh dasar tapak, penggalian pondasi yang presisi guna memastikan ketahanan jembatan dalam jangka panjang, dan pengecoran beton menggunakan mesin molen untuk menghasilkan struktur angkur dan pilar yang kokoh.
Berkat perencanaan yang matang dan kerja sama tim yang solid, seluruh rangkaian kegiatan fisik di lapangan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Cuaca yang mendukung juga turut mempercepat ritme kerja para personel di lapangan.
Pengawas Lapangan melalui Pelda Edi memberikan pernyataannya terkait progres signifikan yang dicapai hari ini. Beliau menekankan pentingnya kualitas material dan ketepatan teknis demi keselamatan masyarakat pengguna jembatan ke depan.
"Kami terus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Hari ini fokus kita adalah penguatan struktur utama melalui pengecoran dan pondasi.
Penggunaan mesin molen ini sangat membantu memastikan campuran semen dan material lainnya benar-benar matang dan kuat. Alhamdulillah, semua tahapan berjalan aman dan lancar.
Kami berharap Jembatan Gantung Garuda ini bisa segera rampung agar mobilitas warga Desa Sukaraja dan Hulu Teso tidak lagi terhambat," ujar Pelda Edi.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bagian dari program bakti TNI AD yang dirancang untuk membuka isolasi daerah, meningkatkan urat nadi perekonomian, serta mempermudah akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat(pr4as)
