Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu), yang merupakan bagian dari Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat, terus memacu progres pembangunan infrastruktur di wilayah terisolir.
Personel Satgas terpantau fokus melakukan pengerjaan perakitan besi angkur dan pengecoran beton pada pondasi Jembatan Gantung Garuda.
Jembatan Gantung Garuda ini nantinya akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Sukaraja dengan Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kabupaten Kuantan Singingi. Sabtu (13/06/2026).
Para prajurit TNI bersama warga setempat bahu-mambahu melangsir material, merakit besi angkur dengan tingkat presisi tinggi, hingga menuangkan material cor beton ke dalam cetakan pondasi.
Karena , pengecoran pondasi ini merupakan salah satu tahap paling krusial guna memastikan kekuatan struktural jembatan dalam jangka panjang.
Komandan Lapangan melalui Pelda Edi menyatakan bahwa seluruh tahapan pengerjaan hari ini berjalan dengan sangat optimal berkat kerja sama yang solid di lapangan.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini, mulai dari perakitan besi angkur hingga pengecoran beton pondasi, berjalan dalam keadaan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Dengan semangat gotong royong antara anggota Satgas dan masyarakat setempat sangat luar biasa. Kami optimis jembatan ini dapat selesai tepat waktu agar mobilitas ekonomi dan sosial warga Desa Sukaraja dan Hulu Teso bisa segera terhubung dengan lancar," ujar Pelda Edi di lokasi kegiatan.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar-desa, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan,
Selanjutnya juga bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Logas Tanah Darat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih layak dan aman.
Dari pantauan awak media situasi di lokasi proyek terpantau kondusif, dan pengerjaan struktur utama jembatan akan terus dilanjutkan secara bertahap pada hari berikutnya.(Pr4as)
