INUMAN – suaralira.com Pembukaan Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman Tahun 2026 berlangsung dengan sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan, di mana ribuan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Inuman dan wilayah sekitarnya telah memadati area acara sejak jauh sebelum kegiatan dimulai, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap salah satu tradisi budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi.
Antusiasme masyarakat tersebut terlihat sangat jelas dari padatnya lokasi acara, bahkan banyak warga yang datang lebih awal dan rela menunggu dalam waktu yang cukup lama demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan secara langsung rangkaian pembukaan yang selalu menjadi momen paling ditunggu dalam setiap pelaksanaan Festival Pacu Jalur.
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut dan kehadirannya menjadi pusat perhatian masyarakat, sekaligus menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat Kuansing.
Rangkaian pembukaan diawali dengan berbagai penampilan seni budaya daerah yang dikemas secara kreatif dan atraktif, sehingga tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai tradisi yang terus dijaga sebagai identitas budaya daerah yang memiliki sejarah panjang dan makna mendalam.
Pawai budaya yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat dari sejumlah wilayah menjadi salah satu daya tarik utama yang berhasil menciptakan suasana penuh warna, sekaligus memperlihatkan keberagaman adat istiadat yang masih hidup dan berkembang dengan baik di tengah masyarakat hingga saat ini.
Penampilan marching band dari kalangan santri juga turut menambah kemeriahan acara dengan atraksi yang memukau ribuan penonton, sehingga mendapat sambutan meriah berupa tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi masyarakat terhadap kreativitas generasi muda.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa Festival Pacu Jalur bukan hanya sekadar ajang perlombaan tradisional semata, tetapi juga merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, identitas, serta potensi ekonomi yang besar melalui sektor pariwisata dan pengembangan UMKM masyarakat.
(Ind/sl)
