Dandim Pimpin Upacara Pemakaman Militer Serda Wahyu Susanto di Wonorejo Pasir Penyu

SUARALIRA.COM,INHU — Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0302/Inhu-Kuansing atas berpulangnya Serda Wahyu Susanto, Babinsa Koramil 04/Pasir Penyu, Kodim 0302/Inhu. Almarhum dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (12/9/2026).
 
Upacara pemakaman secara militer dipimpin langsung oleh Dandim 0302/Inhu-Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P. selaku Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Rasman Ramses Sagala, Danramil 04/Pasir Penyu, dan Perwira Upacara Kapten Arh Hendrik, S.H., M.H., Pasipers Kodim 0302/Inhu.
 
Sebelum dimakamkan, prosesi persemayaman jenazah dilaksanakan di rumah duka pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju TPU Kelurahan Wonorejo untuk menjalani prosesi pemakaman secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum selama berdinas sebagai prajurit TNI.
 
Serda Wahyu Susanto, 38 tahun, terakhir bertugas sebagai Babinsa Koramil 04/Pasir Penyu, Kodim 0302/Inhu. Almarhum meninggal dunia pada Jumat (11/9/2026) di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
 
Almarhum meninggalkan seorang istri, Irena Novtira Maranda, serta tiga orang anak, yakni Aisyah Rayuna, Juang Malik Shaquil, dan Annasya Malika Shaluna.
 
Upacara pemakaman turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Kodim 0302/Inhu-Kuansing, di antaranya Danramil 02/Kuantan Tengah Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan, Pasiter Kodim 0302/Inhu Kapten Inf Musdaliansyah, personel Koramil 04/Pasir Penyu, purnawirawan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga serta masyarakat sekitar. Sekitar 100 orang hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
 
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa upacara pemakaman militer tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada Serda Wahyu Susanto sekaligus penghargaan atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
 
Dandim juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mengenang jasa dan pengabdian almarhum serta memaafkan segala kesalahan almarhum, baik yang disengaja maupun tidak disengaja selama bergaul dan menjalankan tugas di tengah masyarakat.
 
“Atas nama pimpinan TNI dan negara, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diberikan tempat yang layak sesuai amal baktinya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran,” demikian inti amanat Dandim.
 
Rangkaian pemakaman dilanjutkan dengan penghormatan terakhir, penurunan jenazah ke liang lahat, penaburan bunga, penimbunan liang lahat secara simbolis oleh Inspektur Upacara, peletakan karangan bunga, serta doa.
 
Upacara pemakaman selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
 
Pemakaman secara militer tersebut menjadi wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian Serda Wahyu Susanto selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI sekaligus penghormatan terakhir dari keluarga besar TNI kepada almarhum.(Pras)