
Jakarta (Suaralira) - Anggota komisi perlindungan anak DPR Endang menilai sanksi hukuman mati atau seumur hidup terhadap predator atau pelaku pembunuhan terhadap anak di bawah umur diakuinya bisa memberikan efek jera.
“Harus ada sanksi berat seperti dikebiri, ditahan seumur hidup atau hukuman mati terhadap predator, “ ujar Endang Srikarti Handayani di gedung DPR Jakarta, Rabu (10/2).
Namun kata Endang, jauh lebih penting adalah peranan penegak hukum atau tokoh masyarakat untuk memerangi terjadinya kekerasan atau kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur utamanya melalui media audio visual di televisi. Mengingat sedang dalam krisis moral, maka saat ini yang dibutuhkan selain dari sisi religius, juga perlu adanya pesan sosiologis kepada masyarakat untuk menekankan pentingnya cinta kasih kepada sesama manusia, utamanya kepada perempuan.
“Tokoh agama dan tokoh masyarakat harus saling sinergi untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang lupa karena pengaruh tayangan televisi tidak senonoh atau pengaruh obat, yang bisa mengakibatkan lupa daratan, “ ujar Endang seraya meminta agar perlunya ditegakkan aturan tontonan di televise yang menonjolkan kekerasan dan bisa mempengaruhi penonton.
Endang menjelaskan penyebab maraknya kekerasan disertai pembunuhan terhadap anak di bawah umur juga adanya andil pemerintah (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang kurang mensosialisasikan ke seluruh Indonesia tentang bahaya kekerasanl. Selama ini sosialisasi yang dijalankan KemenPP dan PA hanya tentang hiburan yang tidak diperlukan anak dan kaum perempuan.
“Anggaran untuk sosialisasi itu ada. Bila perlu pemerintah sosialisasi ke daerah yang banyak penduduk, kumuh dan ekstrem akan bahaya kekerasan seksual. Informasikan bahaya kekerasan terhadap bangsa kita. Tayangan di TV banyak yang tak mengakomodasi keamanan anak dan perempuan. Harus dievalusi tayangan itu, “ ujarnya.
Menyangkut korban Jamal dan keluarganya, Endang menyarankan perlu diperhatikan dampak bagi keluarga korban yang masih hidup untuk dibimbing secara bathiniah. Karena informasinya yang diperolehnya, keluarga alm. Jamal selalu histeris.
“Keluarga korban yang masih hidup perlu pendekatan psikologis, karena alami trauma berkepanjangan, “ ujarnya.
Kasus penculikan dan pembunuhan terhadap anak bernama Jamaludin (7) ,warga dari Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (6/2) lalu. Jamaludin, kelahiran Garut 6 Juni 2009 itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi rumah pelaku penculikan.
Neneng Nur Hamidah, Kakak Alm. Jamaludin melaporkan peristiwa tersebut di Polres Kota Depok dengan Laporan Polisi Nomor LP/ 24 / K / 2016 / Sek Beji, tanggal 6 Februari 2016. Kepolisian setempat mengungkapkan bahwa tempat kejadian perkara penculikan terjadi di Jl.H.Albaido RT.014/09 No.62 Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Sementara tersangka adalah Januar Arifin alias Begeng (35). (b/sl)
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.
Suaralira.com, Pekanbaru – SPBU Tabek Gadang, jalan SM.Amin Kota Pekanbaru, Hasil pantauan awak media Selasa (27/01) terus berupaya meningkatk.
PEKANBARU - Perhelatan ASEAN Para GamesThailand Selesai. 48 Medali berhasil disumbangkan atlet NPC Riau, dengan rincian 19 Emas, 19 Perak dan 10 Per.
SUARALIRA.COM - Kegiatan memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 100 tahun 2026 keberadaan Nahdatul Ulama (NU) memiliki peran vital sebagai .
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat Serka Huzairin melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Sertu Edi putra , Kodim 0302/Inhu Melaksanakan Komsos (Komunikasi sosial) dengan tokoh masyarakat .
Suaralira.com, Rengat , Dalam melakukan Interaksi Babinsa Salah satunya dengan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi dan kekompakan an.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat.Sertu Efendrizal melaksanakan komsos serta patroli di Kelurahan kampung dagang.Senin Malam (.
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- BRI Kantor Cabang Tebing Tinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pendidikan, melalui peny.