YANGON, MYANMAR (suaralira.com) - Bentrokan dua kelompok etnis pemberontak menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (16/02/2016), membuat lebih 3.000 orang meninggalkan rumah mereka di bagian utara Myanmar. Pertempuran berat terjadi di Shan meletus pekan lalu antara Dewan Restorasi Negara Bagian Shan dan Pasukan Pembebasan Nasional Taang.
Kejadian yang langka dimana sejumlah kelompok etnis bersenjata di Negara itu saling serang satu sama lain dan terjadi pada saat peralihan kekuasaan yang rumit dari pemerintahan yang didukung militer kepada partai pro-demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi.
"Kami mendapat laporan bahwa lebih dari 3.000 orang mengungsi pekan lalu," ujar Mark Cutts, Pemimpin Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB di negara itu, demikian seperti dilansir potal berita antaranews.
Dia mengatakan sebagian besar orang yang mengungsi saat ini ditampung di sejumlah biara di kota Kyaukme dan menerima bantuan dari kelompok-kelompok lokal dan dari Palang Merah Myanmar.
Anggota parlemen majelis rendah Kyaukme, Sai Tun Aung, mengatakan penduduk setempat telah melapor kepadanya bahwa para guru dan pelajar melarikan diri dengan berjalan kaki untuk menghindari penangkapan, pembunuhan dan pembakaran yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang berkeliaran di sekitar wilayah itu.
Dia tidak memberikan penjelasan mengenai kelompok bertanggung jawab.
Pemerintah Myanmar dalam beberapa tahun terakhir sudah berusaha mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung puluhan tahun antara militer dan sejumlah kelompok etnis bersenjata yang bersitegang untuk mendapatkan otonomi yang lebih besar.
Pemerintahan yang akan turun dari jabatannya menandatangani sebuah perjanjian damai dengan sejumlah kelompok besar termasuk Restoration Council for Shan State (RCSS) akhir tahun lalu.
Namun usaha-usaha untuk menandatangani perjanjian damai nasional gagal setelah pemerintah menolak mengikutsertakan beberapa kelompok yang sedang berkonflik dengan militer, temasuk Ta'ang National Liberation Army (TNLA).
Masih belum jelas apa yang memicu konflik terbaru antara RCSS dengan TNLA. Namun kurangnya partisipasi penuh dalam perjanjian damai telah memicu kekhawatiran bahwa kelompok-kelompok pemberontak dapat mulai bersaing satu sama lain untuk memperebutkan wilayah.
Pertemuan damai dengan sejumlah kelompok etnis bersenjata telah diadakan oleh pemerintahan kuasi - sipil yang menggantikan kekuasaan militer pada 2011. Mereka dikalahkan oleh partai Liga Demokrasi Nasional (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi pada pemilihan umum November lalu.
Bulan lalu kelompok-kelompok etnis minoritas menyambut baik usaha-usaha perdamaian pemerintahan yang akan menyelesaikan tugasnya dalam sebuah konferensi di ibu kota, Naypyidaw, namun menyatakan tugas sulit dalam memberlakukan kesepakatan itu berada di tangan partai Suu Kyi, yang akan membentuk pemerintahan pada April.
Hambatan-hambatan signifikan menghadang proses itu, termasuk konflik yang masih berlangsung dan ketegangan hubungan Suu Kyi dengan militer yang masih memiliki pengaruh besar, yang menggenggam kunci untuk perdamaian. (***)
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.
Suaralira.com, Pekanbaru – SPBU Tabek Gadang, jalan SM.Amin Kota Pekanbaru, Hasil pantauan awak media Selasa (27/01) terus berupaya meningkatk.
PEKANBARU - Perhelatan ASEAN Para GamesThailand Selesai. 48 Medali berhasil disumbangkan atlet NPC Riau, dengan rincian 19 Emas, 19 Perak dan 10 Per.
SUARALIRA.COM - Kegiatan memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 100 tahun 2026 keberadaan Nahdatul Ulama (NU) memiliki peran vital sebagai .
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat Serka Huzairin melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Sertu Edi putra , Kodim 0302/Inhu Melaksanakan Komsos (Komunikasi sosial) dengan tokoh masyarakat .
Suaralira.com, Rengat , Dalam melakukan Interaksi Babinsa Salah satunya dengan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi dan kekompakan an.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat.Sertu Efendrizal melaksanakan komsos serta patroli di Kelurahan kampung dagang.Senin Malam (.
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- BRI Kantor Cabang Tebing Tinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan pendidikan, melalui peny.