SuaraLira.Com, Meranti -- EMP PT Imbang Tata Alam (ITA) menggelar field trip bersama puluhan wartawan pada 16–18 September 2025. Agenda ini diisi dengan kunjungan lapangan, pengenalan operasional perusahaan, hingga sesi diskusi bersama, yang diklaim sebagai bentuk keterbukaan dan penguatan sinergi dengan media.
Hari pertama, wartawan diajak berkunjung ke Telaga Air Merah, salah satu destinasi unggulan di Kepulauan Meranti dan juga binaan dari pihak perusahaan. Agenda ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan sebelum rombongan kembali ke Selatpanjang. Hari kedua, rombongan bertolak dari Selatpanjang menuju Teluk Belitung, lalu mengunjungi Koperasi Jasa Usaha Mandiri Syariah (KJUMS). Koperasi ini disebut sebagai salah satu mitra binaan yang mendapat dukungan perusahaan hingga mampu berkembang dan memiliki omzet yang cukup signifikan.
Selain itu, para jurnalis juga mengikuti safety briefing serta pengenalan operasional PT ITA, lalu berlanjut ke kegiatan olahraga bersama dan sharing session pada malam hari. Rangkaian kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan agenda di Sei Kayu Ara dan Mangrove Sungai Bersejarah (MSB), lalu kepulangan wartawan ke Selatpanjang serta Sei Apit.
CSR Coordinator EMP PT. ITA, Arip Hidayatuloh menyebut "kegiatan ini bukan sekadar perjalanan, melainkan wujud transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui kunjungan ke lokasi operasional dan mitra binaan, perusahaan ingin menunjukkan bahwa keberadaan mereka turut memberi dampak positif bagi masyarakat," ujar Arip Rabu (17/09).
Namun, suara kritis tetap muncul. Sejumlah kalangan menilai kegiatan semacam ini rawan hanya berfungsi sebagai sarana pencitraan. Publik mempertanyakan sejauh mana perusahaan benar-benar terbuka dalam mengungkapkan dampak lingkungan, distribusi manfaat ekonomi, dan persoalan sosial di sekitar wilayah operasi.
Menurut ketentuan UU Migas No. 22 Tahun 2001, setiap badan usaha migas berkewajiban menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk negara dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mewajibkan perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR red.), dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mewajibkan perusahaan menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak negatif kegiatan usaha. Serta Peraturan Menteri ESDM tentang kewajiban program Pengembangan Masyarakat (Community Development) di wilayah operasi migas.
Dengan dasar hukum tersebut, publik menilai wajar bila perusahaan tidak hanya menampilkan sisi positif melalui field trip, melainkan juga dituntut transparan dalam hal dampak lingkungan, keterlibatan masyarakat lokal, hingga kepastian manfaat ekonomi yang adil.
Salah seorang akademisi sekaligus Pakar Lingkungan Hidup Provinsi Riau Dr Elviriadi, M.Si mengingatkan, pemerintah daerah dan DPRD juga memiliki peran penting dalam memastikan korporasi migas benar-benar menjalankan kewajibannya. “Jangan hanya berhenti pada kegiatan seremonial atau kunjungan media. Pemerintah harus memastikan CSR, program pemberdayaan, dan pengelolaan lingkungan benar-benar sesuai amanat undang-undang, bukan sekadar pencitraan,” ujar Elvi ketika dihubungi tim media suaralira.com.
Dengan demikian, field trip EMP PT ITA ini bisa dilihat dari dua sisi. Di satu sisi, menunjukkan upaya perusahaan membangun komunikasi dengan media serta mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui mitra binaan seperti Wisata Telaga Air Merah, KJUMS dan MSB. Namun di sisi lain, menjadi catatan apakah transparansi dan kontribusi yang ditunjukkan sudah sebandingkah dengan ekspektasi masyarakat dan amanat peraturan perundang-undangan.(Sang/sl)
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- Ketua Pimpinan Wilayah Al Ittihadiyah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Dr. H. Muhammad Hasbi As Shiddieqy, MM, M.Si,.
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tebing Tinggi, H. Tagor Mulia Siregar mendukung kebijakan penempatan Polri yang b.
Suaralira.com, Rengat – Babinsa Koramil-01/Rengat Kodim 0302/Inhu, Serda Zakirman melakukan pendampingan pembagian program Makan Bergizi Grati.
Suaralira.com, Rengat - Mengaktipkan poskamling desa terus di lakukan seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Rudi Siagian, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan patroli kebakaran hutan dan lahan (karh.
Suaralira com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu Sertu Togu melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan di Desa Raw.
Suaralira.Inhu, Kunjungan Kerja Wasrik Current Audit Itdam XIX/ TT di Jajaran Korem 031/WB di Kodim 0302/Inhu dan Kodim 0314/Inhil bertempat d.
Suaralira.com, Inhu - Kegiatan kunjungan Danrem 031/WB (Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S. Sos.,M.Si.,M.Han di Taman Nasional Tesso Nilo (T.
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.