Keluh Kesah BOSDA 2024, Inspektorat Riau Akan Melakukan Reviu Terkait Tunda Bayar


Dibaca: 739 kali 
Rabu,21 Januari 2026 - 16:18:02 WIB
Keluh Kesah BOSDA 2024, Inspektorat Riau Akan Melakukan Reviu Terkait Tunda Bayar
PEKANBARU, Suaralira.com -- Tak henti-hentinya, membantu dalam memperjuangkan pencairan tunda bayar BOSDA 2024 terus dilakukan media ini bersama Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau sampai selesai. 
 
Harapan besar seluruh kepala sekolah SMAN/SMKN se-Riau agar tunda bayar BOSDA 2024 segera terealisasikan, jangan ditunda-tunda lagi. 
 
Bertumpuknya hutang yang digunakan untuk kepentingan sekolah diakibatkan BOSDA 2024 sampai saat ini belum juga dicairkan, hal itu sangat menjadi beban bagi seluruh kepala sekolah SMAN/SMKN se- Riau. 
 
Dari masanya eks Gubernur Riau Abdul Wahid sampai dijabat Plt Gubri SF Hatiyanto belum juga merealisasikan BOSDA 2024, ada dugaan anggaran dialihkan pada kegiatan yang sifatnya seremonial dan pencitraan para pemimpin. 
 
Diketahui tujuan dana BOSDA digunakan untuk mendanai operasional sekolah, khususnya untuk SMA/SMK, termasuk pembayaran honor guru komite, sebagai bagian dari program sekolah gratis.
 
Dimana saat kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar menyetujui dan mencanangkan program sekolah gratis di SMA/SMK yang anggarannya bersumber dari BOS dan BOSDA, memastikan tidak ada lagi pungutan biaya sekolah.
 
"Peraturan untuk lingkungan Sekolah sudah sangat ketat, pengawasan juga terus dilakukan agar sekolah tidak ada lagi terjerat masalah pungutan liar, agar tidak mencoreng nama baik sekolah," ungkap Fadli (ketua BASMI Riau). 
 
"Untuk itu kita minta Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto segera perintahkan dinas terkait untuk segera merealisasikan tunda Bayar BOSDA 2024," pintanya. 
 
"Harapan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pungli di sekolah, jangan sampai kepala sekolah nekat lakukan kutipan liar untuk menutupi beban sekolah, karena banyaknya hutang yang harus ditanggung oleh kepala sekolah dan tidak sedikit yang rela dan harus menggadaikan hartanya untuk menutupi hutang tersebut," jelasnya. 
 
Selanjutnya, kita sangat berharap kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto untuk lebih memprioritaskan pencairan tunda bayar BOSDA 2024 dalam waktu dekat ini.
 
Saat dimintai konfirmasinya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Riau, Ispan S Syahputra mengatakan, "Kami sedang rekonsiliasi data, untuk selanjutnya direviu oleh Inspektorat. Hasil reviu tsb menjadi salah satu dasar untuk menganggarkan hutang dimaksud melalui pergeseran anggaran," jelas Ispan. Senin (19/1/26).
 
"Plt Kepala Inspektorat Riau, Ir Agus Rianto
 dalam penjelasannya pada Rabu (21/1/26) mengatakan, 
 
Terkait BOSDA 2024 dapat disampaikan sbb:
1. Inspektorat sudah melakukan reviu awal, dan merekomendasikan agar Disdik melakukan verifikasi terhadap tunda bayar BOSDA 2024
2. Disdik sudah melakukan verifikasi, dan sudah dilaporkan ke Inspektorat.
3. Atas dasar verifikasi yang dilakukan dimaksud, Disdik dapat mengusulkan pembayaran.
4. Pembayaran tunda bayar TA 2024 dapat dibayarkan sepanjang Disdik telah menganggarkannya pada APBD/DPA Disdik TA 2026.
 
Selanjutnya, setelah selesai rekonsiliasi data oleh BPKAD Riau, kami akan melakukan reviu terkait tunda bayar," sebut Ir Agus Rianto. (Tim/Zha) 
 

Akses suaralira.com Via Mobile m.suaralira.com
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya

BERITA POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Angsa I No. 4b Sukajadi – Pekanbaru – Riau - Indonesia
Email Redaksi : suaralira@gmail.com
Email Bagian Iklan : suaralira@gmail.com
Phone : 081266367545
AVAILABLE ON :