Masyarakat di Sekitar Mesjid Hikmah Merasakan Ketidakadilan dalam Pembagian Santunan Anak Yatim


Dibaca: 542 kali 
Selasa,00 0000 - 20:06:51 WIB
Masyarakat di Sekitar Mesjid Hikmah Merasakan Ketidakadilan dalam Pembagian Santunan Anak Yatim
SuaraLira.com, Pekanbaru || Di bulan suci ramadhan penyerahan santunan kepada anak yatim merupakan hal yang selalu dilaksanakan disetiap Masjid, begitu juga dengan Masjid Hikmah yang berada diwilayah Jalan Melati RT 03/RW 01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru, 
 
Namun pembagian kali ini dirasakan tidak adil oleh masyarakat yang berada di lingkungan masjid ini.
 
Pasalnya ada dugaan penyerahan santunan kali ini berbeda dengan biasanya, dimana aturan yang telah dibuat dan disepakati oleh pengurus serta panitia adalah bahwa anak yatim yang berhak menerima santunan adalah yang berdomisili atau tingggal diwilayah masjid yang terdiri dari 3 Rat yang ada diantaranya RT 01,02,03 di lingkungan RW 01 kelurahan sukajadi di tambah 1 RT lagi yang berada diwilayah Kelurahan Harjosari.
 
Namun beda halnya dengan kenyataan yang terjadi, sebab untuk kali ini aturan seolah sengaja di tabrak, pasalnya ada anak yatim yang menerima santunan yang tidak berdomisili di wilayah tersebut namun tetapmenerima santunan dan ada juga warga yang sama statusnya dengan anak yang menerima ini namun tidak mendapatkan santunan, hal tersebut menjadi buah bibir di masyarakat.
 
"Hari Ahad (15/3/26) santunan sudah kita bagikan semua" ujar Mulatua kepada awak media.
 
Adapun tentang peristiwa penyerahan santunan yang di nilai di luar aturan yang telah disepakati, mulatua mengaku tidak mengetahuinya, selanjutnya awak media mencoba mengkonfimasi kebenaran isu tersebut kepada Sudirman ketua RT 01/RW 01 
 
Sudirman mengatakan hal ini sebenarnya sudah di ketahui oleh panitia dan pengurus masjid, telah melalui musyawarah dan disetujui.
 
"Sangat ironi dan tidak singkronnya jawaban yang di berikan oleh kedua narasumber ini, terkesan ada tebang pilih dan sangat tidak adil mereka ini," ujar salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
 
"Dzolim mereka ini," ucapnya.
 
Salah satu tokoh masyarakat menyarankan agar mencari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.
 
"Masalah ini tidak ada lagi dan saya anggap telah selesai," ucap Mulatua dengan entengnya menjawab.
 
Peristiwa seperti ini diduga banyak terjadi disetiap masjid, namun jarang mencuat di pemberitaan media, seolah di anggap aib atau tidak pantas untuk di ungkapkan dan dipermasalahkan.
 
"Malu kita, itu kebanyakan dalil dari para panitia dan pengurus masjid,"
 
Hingga berita ini di tayangkan mereka yang merasa tidak puas dengan keputusan pengurus dan panitia masjid masih berharap adanya keadilan dari masalah ini.
 
Mengingat santunan anak yatim ini bersumber dari dana umat, bukan dari kantong pribadi panitia dan pengurus masjid.
 
Jangan sampai niat baik yang di lakukan pengurus dan panitia akhirnya hanya mendapatkan penilaian negatif oleh masyarakat, pengurus dan panitia haruslah Benar benar amanah menjalankan tugasnya.
 
"Masyarakat hanya berharap kepada pengurus mesjid Hikmah untuk mengkaji ulang atas sikap dan keputusan yang telah mereka buat," ujar masyarakat di lingkungan mesjid.
 
"Jangan tebang pilih dan jangan ada yang merasa di istimewakan dalam dalam hal ini," ujarnya. **
 
(Deni/sl)

Akses suaralira.com Via Mobile m.suaralira.com
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya

BERITA POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Angsa I No. 4b Sukajadi – Pekanbaru – Riau - Indonesia
Email Redaksi : suaralira@gmail.com
Email Bagian Iklan : suaralira@gmail.com
Phone : 081266367545
AVAILABLE ON :