TELUK KUANTAN, suaralira.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus memperjuangkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah. Menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Tepian Narosa 19–23 Agustus 2026, Pemkab Kuansing juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan pembangunan sejumlah ruas jalan di kawasan eks transmigrasi.
Salah satu usulan yang tengah diperjuangkan adalah peningkatan jalan dengan total panjang mencapai 78,99 kilometer. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Transmigrasi sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mencari dukungan pembiayaan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi H. Muklisin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri rapat terkait rencana program pengaspalan jalan kawasan transmigrasi oleh Kementerian Transmigrasi, Jumat (7/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Muklisin didampingi Asisten I Setda Kuansing dr. Fahdiansyah serta Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer. Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat peningkatan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
Delapan paket ruas jalan yang diusulkan meliputi Jalan Sako–Trans SKP II sepanjang 26,03 kilometer, Jalan Sukaraja–Giri Sako sepanjang 15,61 kilometer, Jalan Sentajo–Muara Langsat sepanjang 8,80 kilometer, Jalan Simpang Handoyo–Sumber Datar sepanjang 5,01 kilometer dan Jalan Air Mas–Sungai Keranji sepanjang 2,83 kilometer.
Kemudian Jalan Sambung–Kebun Lado sepanjang 2,30 kilometer, Jalan Sungai Sirih–Simpang 4 PT Wannasari sepanjang 5,77 kilometer serta Jalan Simpang 4 PT Wannasari–Sukamaju sepanjang 12,64 kilometer.
Menurut Muklisin, peningkatan jalan tersebut memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar memperlancar transportasi. Jalan yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan dan kesehatan serta memperkuat hubungan antarwilayah.
Kebutuhan terhadap konektivitas tersebut juga semakin terasa ketika Kuansing memasuki masa pelaksanaan Pacu Jalur. Festival yang digelar di Tepian Narosa akan meningkatkan mobilitas masyarakat dari berbagai kecamatan maupun dari luar daerah.
“Keberadaan infrastruktur yang baik sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat. Apalagi kita akan menghadapi Pacu Jalur yang meningkatkan mobilitas warga dan pengunjung,” ujar Muklisin.
Ia mengakui kondisi fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Karena itu, Pemkab Kuansing tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga aktif mencari peluang pembiayaan melalui APBN dan berbagai program kementerian.
“Kondisi keuangan daerah luar biasa saat ini. Karena itu pemerintah kabupaten terus berusaha mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” katanya.
Muklisin juga mengingatkan bahwa pembangunan jalan harus dibarengi dengan kesadaran seluruh pihak untuk menjaga kualitasnya. Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah kendaraan dengan muatan berlebih yang dapat mempercepat kerusakan badan jalan.
Ia meminta camat, kepala desa dan BPD membangun komunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah masing-masing. Dunia usaha diharapkan ikut mengambil bagian dalam pemeliharaan infrastruktur melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah menyediakan anggaran dan kebijakan, masyarakat menjaga pemanfaatannya, sementara perusahaan dapat berkontribusi melalui program sosial dan lingkungan.
Di tengah persiapan Pacu Jalur Tepian Narosa 19–23 Agustus 2026, perbaikan jalan juga memiliki arti penting dalam mendukung kelancaran arus masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memberikan rasa nyaman bagi warga maupun pengunjung yang datang menyaksikan festival.
Selain itu, peningkatan jalan di kawasan transmigrasi diharapkan memberikan manfaat jangka panjang setelah pelaksanaan Pacu Jalur selesai. Akses yang lebih baik dapat memperkuat distribusi produk pertanian dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Pemkab Kuansing akan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat agar usulan tersebut dapat memperoleh dukungan. Pemerintah daerah berharap pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah desa dan kawasan transmigrasi.
Pacu Jalur Tepian Narosa pada akhirnya menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan pentingnya infrastruktur bagi perkembangan daerah. Event budaya tersebut mampu menarik masyarakat dan wisatawan, namun dampaknya akan semakin besar apabila didukung konektivitas yang memadai.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat, Pemkab Kuansing optimistis pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan. Jalan yang semakin baik diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung Kuansing sebagai daerah tujuan wisata budaya melalui Pacu Jalur.
Ind/sl
SUARALIRA.COM, RENGAT – Guna untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu, Koptu Mukhlis, me.
SUARALIRA.COM, RENGAT – Dalam upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa jajaran Koramil 01/Rengat Kodim .
SUARALIRA.COM, RENGAT – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu, Koptu Mukhlis, .
SUARALIRA.COM, RENGAT – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu, Sertu Efendrizal, mel.
Suaralira.com, RENGAT – Menjaga keamanan dan ketertiban wilayah serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Desa Pasir Kemilu K.
PEKANBARU, Suaralira.com – Program seragam sekolah gratis kini menjadi salah satu isu paling kontras dalam tata kelola pendidikan di Provinsi .
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Rencana peningkatan konektivitas antara Pekanbaru dan Kabupaten Kuantan Singingi kembali mendapat perhatian dar.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pel.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memperkuat koordinasi pemerintahan menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Tepia.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat ke.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Tepian Narosa 19–23 Agustus 2026, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabup.
JAKARTA, suaralira.com – Pelaksanaan Event Nasional Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, mendapat perhatian dari pemerintah pusat..
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Menjelang pelaksanaan Festival Pacu Jalur Tradisional 19–23 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Pemerintah Kab.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus memperjuangkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai bag.
TELUK KUANTAN, suaralira.com – Atmosfer Pacu Jalur mulai semakin terasa di Kabupaten Kuantan Singingi menjelang pelaksanaan Festival Pacu Jalu.