Asahan | Wakil Bupati Asahan Rianto , SH MAP menghadiri sekaligus menyampaikan pidato Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, SSos MSi pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026, bertempat di Masjid H Agung Achmad Bakrie Kisaran, Senin (31/08/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pada kegiatan tersebut tampak hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan, Ikatan Persaudaraan Muballigh Asahan (IPMA)/unsur IMTAQ Kabupaten Asahan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Alim ulama, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Para pelajar dan Para tamu undangan.
Rangkaian penampilan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh Alhafiz Haikal Fajar Pane, yang telah melaksanakan tasmi' hafalan 25 juz dalam sekali duduk dan tausiah singkat oleh Naya Berlian Setiawan, yang merupakan peraih Juara Dai Cilik TVRI Sumatera Utara Tahun 2024.
Sambutan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, SSos MSi yang disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH MAP yakni;
1. Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir serta bersilaturahmi bersama masyarakat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
2. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakikatnya bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh umat Islam untuk meneladani akhlak, perjuangan, serta petunjuk yang telah diwariskan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat dan generasi setelahnya hingga sampai kepada umat Islam saat ini.
3. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membentuk masyarakat yang berakhlak mulia, religius, serta senantiasa menjaga persatuan dan silaturahmi.
4. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan, turut ditampilkan santri dan santriwati binaan Buya Amiruddin dari Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir.
Kegiatan dilanjutkan dengan Tausiah agama disampaikan oleh Al-Ustadz Buya Prof Dr KH Amiruddin, MS MA MBA PhD antara lain:
1. Pentingnya membangun spiritualitas sebagai landasan dalam meningkatkan moralitas dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
2. Senantiasa bersikap tegas terhadap kemungkaran dengan tetap mengedepankan cara-cara yang bijaksana.
3. Meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW dengan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
4. Pentingnya mempelajari dan membaca Al-Qur'an sejak dini, termasuk melalui pembelajaran Iqra.
5. Mengajak umat untuk terus menuntut ilmu dan mengenal Allah SWT lebih dekat.
6. Mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan sikap saling menyayangi dan berkasih sayang antarsesama.
Acara ditutup dengan doa bersama dan berselawat kepada Nabi Muhammad SAW. (IS/SL)