SUARALIRA.COM || RENGAT – Ribuan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri Tabligh Akbar dan doa bersama untuk bangsa sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 bersama Tuan Guru Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat, Minggu (6/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 5.000 masyarakat. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhu turut hadir, di antaranya Dandim 0302/Inhu-Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P., Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat dan tokoh agama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang sebelumnya melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.
Tim tersebut dipimpin Katim Karhutla Kolonel Kum. Heri Kris. Turut hadir Letkol Laut Iswahyudi Utari, Letkol Laut Jemaon, Mayor Chk. Wawan Sopyan, Mayor Inf Jaja Jamaudi, Mayor Kav. Sutarto, serta Kapten Inf Obeni Sirait selaku Danramil.
Selain unsur TNI, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Danau Baru Ridwan, S.E., Bhabinkamtibmas Desa Danau Baru, Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat desa, ketua RW/RT, serta masyarakat Desa Danau Baru.
Dalam sambutannya, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran Prof. Dr. H. Abdul Somad serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur pemerintahan yang turut mengikuti kegiatan.
Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak, kesabaran, dan keteguhan Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, Bupati menyampaikan sejumlah kondisi yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari bencana gempa, musim kemarau panjang, hingga kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Inhu.
Menurutnya, karhutla di Indragiri Hulu telah berdampak terhadap lebih dari 500 hektare lahan. Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Satpol PP, relawan, serta masyarakat yang terus berupaya melakukan penanganan karhutla.
“Mari kita bersama-sama mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi seluruh pihak yang berada di lapangan dalam menangani karhutla,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan daerah, memohon turunnya hujan, serta mendoakan para pemimpin agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya kesabaran, ikhtiar, kebersamaan, dan doa dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah, termasuk kondisi fiskal.
Setelah sambutan Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah agama dalam Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A. Tausiah tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Dalam doa tersebut, masyarakat memanjatkan harapan untuk keselamatan bangsa dan daerah serta memohon turunnya hujan di tengah kondisi musim kemarau dan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hasil penggalangan dana dari Bupati Inhu sebesar Rp50 juta kepada pengurus Masjid Jamik.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan melibatkan 30 personel TNI, 100 personel Polri, 30 personel Dinas Perhubungan, 110 personel Satpol PP, serta 30 personel Banser.
Seluruh rangkaian Tabligh Akbar dan doa bersama selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pesan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla, sekaligus menjaga keselamatan dan ketahanan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu.
(Prasetyo)