Suaralira.com, Kuansing - Satuan Yon TP 850/S terus menunjukkan dedikasinya dalam membantu percepatan infrastruktur di wilayah pelosok. Pantauan pada Jumat pagi, personel Yon TP 850/SC berjibaku melaksanakan tahap krusial dalam pembuatan jembatan gantung garuda bersama masyarakat.
Kedepanya diharapkan , Jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Sukaraja dengan Desa Huluteso, Kecamatan Lohas Tabah Darat yang mampu menjadi akses wilayah tersebut.
Pekerja dalam melakukan progres hari ini, anggota fokus pada tiga titik pekerjaan utama yaitu melansir ahan Material, mobilisasi material bangunan ke titik lokasi yang cukup menantang secara geografis, pemotongan besi,penyiapan rangka utama.
Selain itu, pekerjaan untuk penguatan struktur jembatan dan penggalian tapak gajah, pembuatan fondasi utama di area tepi dekat sebagai penyangga beban jembatan agar kokoh bertahan lama.
Pelda Edi selaku koordinator yang memimpin koordinasi teknis di lokasi, memberikan keterangannya terkait perkembangan proyek ini agar bekerja dan menekankan pentingnya akurasi dalam setiap tahap pembangunan."katanya.
"Kami memaksimalkan seluruh tenaga dan keahlian yang ada agar jembatan ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang standar keamanan tinggi.
Hari ini fokus untuk memperkuat fondasi tapak gajah karena itulah kunci stabilitas jembatan gantung. Kami mengapresiasi semangat para prajurit dan dukungan warga sekitar yang membuat kegiatan hari ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti." Ujar Pelda Edi.
Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa di lapangan, menjadi semangat dan bahan bakar utama dalam menyelesaikan proyek Jembatan Gantung Garuda ini demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat(pr4as.sl)
