Suaralira.com, Kuansing - Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu, yang merupakan bagian integral dari Satgas Jembatan TNI AD, melaporkan progres signifikan dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
Jembatan ini dirancang untuk menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Sukaraja dengan Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD). Rabu (13/05/2026).
Jelang hari raya idul adha dan Memasuki pertengahan Mei ini, personel Satgas di bawah komando Kodim 0302/Inhu fokus pada dua item pekerjaan krusial yaitu Penyusunan Rangka Besi, perakitan struktur besi bertulang untuk memastikan kekuatan jembatan dalam jangka panjang dan Pengecoran Pondasi Utama (Abutmen).
Serta melakukan pengecoran bagian dasar yang berfungsi sebagai penyangga utama lintasan jembatan agar kokoh menahan beban dan arus sungai.
Pengerjaan dilakukan dengan gotong royong dan ketelitian tinggi guna memastikan standar keamanan jembatan gantung sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan oleh komando atas.
Pelda Edi, salah satu personel Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu di lokasi, menyampaikan bahwa semangat tim tetap terjaga meskipun medan di lapangan memiliki tantangan tersendiri.
"Hari ini kami fokus pada penguatan struktur bawah, yakni abutmen. Pondasi ini adalah kunci agar jembatan tetap stabil.
Kami berupaya bekerja maksimal agar masyarakat Desa Sukaraja dan Hulu Teso bisa segera menikmati akses transportasi yang lebih layak dan aman. Alhamdulillah, dukungan masyarakat lokal juga sangat luar biasa," ujar Pelda Edi.
Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut terpantau berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada kendala teknis maupun faktor cuaca yang menghambat jalannya pengecoran pada hari ini.
Hadirnya Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar desa serta meningkatkan denyut ekonomi warga di wilayah Kecamatan Logas Tanah Darat.(Pr4as.sl)
