JAKARTA (suaralira.com) - Bank Indonesia (BI) dan pemerintah tahun ini berencana meluncurkan uang kertas seri Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) dalam pecahan Rp 2.000 hingga Rp 50.000.
Uang kertas seri NKRI kali pertama dirilis BI dan pemerintah pada 2014 dengan pecahan Rp 100.000.
Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyebutkan, uang seri NKRI yang segera dirilis meliputi pecahan Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, dan Rp 2.000.
Perbedaan seri NKRI dengan pecahan sebelumnya adalah keberadaan tanda tangan menteri keuangan di samping tanda tangan gubernur Bank Indonesia.
Menurut Ronald, pembuatan uang kertas membutuhkan waktu yang panjang karena diperlukan koordinasi dan persetujuan pemerintah.
Khususnya tentang gambar pahlawan yang akan ditampilkan dalam pecahan seri NKRI terbaru.
'Nanti ditetapkan presiden gambar mana yang digunakan. Cetakannya juga masih harus kami pesan. Kami targetkan (bisa rilis, Red) akhir tahun ini,'' katanya.
Selain uang kertas seri NKRI, BI akan mengeluarkan uang koin terbaru. Berbeda dengan uang koin yang selama ini berisi gambar flora dan fauna, uang logam terbaru juga bergambar pahlawan.
''Kita tunggu sama-sama pahlawannya siapa nanti. Saat ini sedang dalam proses persetujuan presiden,'' jelas Ronald.
Uang kertas baru dirilis BI karena peredaran uang palsu meningkat dalam dua tahun terakhir. BI dan Mabes Polri kini mencari sumber peredaran uang palsu tersebut.
BI juga mengimbau penukaran uang menjelang Lebaran dilakukan di bank untuk menghindari peredaran uang palsu serta bebas potongan.
Uang koin dirilis lantaran jumlah uang yang kembali ke BI terus menurun. Ketika dirilis kali pertama, jumlah uang koin mencapai Rp 6 triliun.
Tahun lalu jumlah uang koin yang kembali ke BI hanya Rp 900 miliar. ''Tahun depan mungkin sudah turun lagi,'' ujarnya.
Selain itu, banyak uang logam yang dilebur untuk diubah menjadi barang lain karena nilai logamnya lebih tinggi dari pada nilai uangnya.
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- Ketua Pimpinan Wilayah Al Ittihadiyah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Dr. H. Muhammad Hasbi As Shiddieqy, MM, M.Si,.
Suaralira.com, Tebing Tinggi -- Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tebing Tinggi, H. Tagor Mulia Siregar mendukung kebijakan penempatan Polri yang b.
Suaralira.com, Rengat – Babinsa Koramil-01/Rengat Kodim 0302/Inhu, Serda Zakirman melakukan pendampingan pembagian program Makan Bergizi Grati.
Suaralira.com, Rengat - Mengaktipkan poskamling desa terus di lakukan seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Rudi Siagian, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan patroli kebakaran hutan dan lahan (karh.
Suaralira com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Kodim 0302/Inhu Sertu Togu melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaan di Desa Raw.
Suaralira.Inhu, Kunjungan Kerja Wasrik Current Audit Itdam XIX/ TT di Jajaran Korem 031/WB di Kodim 0302/Inhu dan Kodim 0314/Inhil bertempat d.
Suaralira.com, Inhu - Kegiatan kunjungan Danrem 031/WB (Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S. Sos.,M.Si.,M.Han di Taman Nasional Tesso Nilo (T.
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.