Doa bersama yang berlangsung di PT PP Rusianto Bersaudara guna keselamatan dan pembebasan tujuh ABK TB Charles yang disandera oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf
SAMARINDA (suaralira.com) - Tenggat waktu yang diberikan kelompok militan Abu Sayyaf untuk penyerahan uang tebusan tujuh ABK TB Charles yang disandera, tinggal tersisa dua hari.
Keluarga para sandera kini didampingi dokter dan psikolog dari Kementerian Luar Negeri.
Itu karena mereka diduga mengalami stres setelah hingga hampir mencapai tenggat waktu, para sandera belum bisa dibebaskan.
Juru bicara keluarga, Kapten Ginting mengatakan, mendekati batas waktu yang ditentukan Abu Sayyaf atau 15 Agustus, sejumlah keluarga sandera mengalami stres.
Tidak hanya psikologis, kondisi fisik pun turut melemah.
"Ini yang kita takutkan, mendekati tanggal 15 ini psikis dan psikologis keluarga makin terguncang. Sisa dua hari lagi dari batas waktu yang diberikan," kata Ginting, Sabtu (13/8/2016).
Sejak pulang dari Jakarta ketika menemui tim krisis centre, pihak keluarga belum mendapat kabar apapun dari Pemerintah Indonesia.
Padahal pihak keluarga sudah memercayakan segala sesuatunya pada Pemerintah Indonesia.
"Sejak kepulangan keluarga dari krisis centre itu sudah tidak ada kabar lagi. Sampai sekarang, keluarga mendesak minta ke Jakarta lagi. Tapi kami kirim perwakilan saja untuk menemui Kemenlu di sana," katanya.
Kini, pihak keluarga masih terus menjalani serangkaian penyegaran psikis dari tim dokter psikologi utusan Kementrian Luar Negeri di kantor PT PP Rusianto Bersaudara di Sungai Lais.
Kapal TB Charles yang berisi 13 WNI dibajak para perompak kelompok militan Abu Sayyaf di perairan Sulu, Filipina Selatan.
Insiden itu terjadi pada Senin (20/6/2016). Tujuh ABK kemudian dijadikan sandera. Enam lainnya dibebaskan.
Selain membajak kapal, penyandera meminta tebusan sebesar Rp 60 miliar.
Suaralira.com, Inhu - Kegiatan kunjungan Danrem 031/WB (Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S. Sos.,M.Si.,M.Han di Taman Nasional Tesso Nilo (T.
Suaralira.com, Rengat - Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa melaksanakan Komsos Dengan Warga Binaan Kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa.
Suaralira.com, Rengat - Untuk mendukung dan memperlancar tugas sebagai aparat kewilayahan dan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Ba.
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Kopda Doni Yuhendri melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Dimasa sekarang ini sangat banyak kerawanan yang terjadi ditengah masyarakat, terutama pada anak – anak remaja usia se.
(Kisaran Asahan-Sumut) -- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Dekla.
Suaralira.com, Pekanbaru — Warga Kota Pekanbaru khususnya di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyata.
Suaralira.com, Pekanbaru - Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani bagi warga binaan beragama Kristen, sebagai.
Suaralira.com, Pekanbaru – SPBU Tabek Gadang, jalan SM.Amin Kota Pekanbaru, Hasil pantauan awak media Selasa (27/01) terus berupaya meningkatk.
PEKANBARU - Perhelatan ASEAN Para GamesThailand Selesai. 48 Medali berhasil disumbangkan atlet NPC Riau, dengan rincian 19 Emas, 19 Perak dan 10 Per.
SUARALIRA.COM - Kegiatan memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 100 tahun 2026 keberadaan Nahdatul Ulama (NU) memiliki peran vital sebagai .
Suaralira.com, Rengat - Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat Serka Huzairin melaksa.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat Sertu Edi putra , Kodim 0302/Inhu Melaksanakan Komsos (Komunikasi sosial) dengan tokoh masyarakat .
Suaralira.com, Rengat , Dalam melakukan Interaksi Babinsa Salah satunya dengan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi dan kekompakan an.
Suaralira.com, Rengat - Babinsa Koramil 01/Rengat.Sertu Efendrizal melaksanakan komsos serta patroli di Kelurahan kampung dagang.Senin Malam (.