Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Komando Distrik Militer (Kodim) 0302/Indragiri Hulu (Inhu), yang merupakan bagian integral dari Satgas Jembatan TNI Angkatan Darat, terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis daerah.
Tampak Personel Satgas terpantau oleh suaralira com di lapangan tengah melaksanakan pengerjaan rakitan struktur besi beton rebar berkekuatan tinggi di lokasi proyek jembatan. Rabu (03/06/2026).
Struktur anyaman besi beton tersebut dirancang secara presisi untuk digunakan sebagai kerangka dasar cor beton. Langkah teknis ini sangat krusial guna memperkuat komponen-komponen vital infrastruktur.
Diantaranya ,meliputi fondasi utama bangunan, dinding penahan tanah, serta pangkal jembatan. Keberadaan struktur pembesian yang kokoh ini diproyeksikan mampu menahan beban optimal dan mengantisipasi pergeseran tanah di sekitar bantaran sungai.
Akselerasi pembangunan ini dilakukan dalam rangka percepatan pembuatan Jembatan Gantung Garuda. Infrastruktur penyeberangan ini memiliki nilai taktis dan ekonomis yang sangat tinggi.
"Karena, akan menjadi urat nadi utama yang menghubungkan antara Desa Sukaraja dengan Desa Huluteso di wilayah Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kabupaten Indragiri Hulu.
"Hari ini fokus penuh kami adalah pada perakitan struktur besi beton atau rebar untuk abutment dan dinding penahan tanah. Kami memastikan setiap ikatan besi memenuhi standar teknis.
Agar saat pengecoran nanti, fondasi Jembatan Gantung Garuda ini memiliki daya tahan yang maksimal untuk jangka panjang. Sinergi di lapangan alhamdulillah terjalin sangat baik sehingga target harian bisa tercapai."tutur Pelda Edi.
Sesuai dengan pengamatan berkala di lokasi, seluruh rangkaian kegiatan pengerjaan fisik pembesian tersebut berjalan dalam keadaan aman dan lancar tanpa ada kendala teknis maupun faktor alam yang menghambat.
Untuk saat ini Cuaca yang mendukung di wilayah Kecamatan Lubuk Batu Jaya turut membantu kelancaran mobilisasi material hingga ke titik perakitan.
Dengan terhubungnya Jembatan Gantung Garuda ini kelak, mobilitas masyarakat di dua desa tersebut diharapkan dapat meningkat signifikan, memangkas waktu tempuh, serta mampu mendongkrak roda perekonomian.
Selain itu juga untuk akses edukasi bagi warga setempat yang selama ini terkendala oleh keterbatasan terhadap adanya akses penyeberangan yang memadai."tutupnya(Pr4as)