TUBAN, SuaraLira.com - Pasar Baru Tuban Jawa Timur yang menjadi satu satunya pasar terbesar di tengah tengah kota Tuban ini, menjadi dambaan masyarakat yang hendak belanja untuk di jual lagi di Kios rumah, atau sebatas kebutuhan pokok sehari harinya, meskipun beberapa kali pernah mengalami terbakar dan hampir meratakan bangunan pasar itu, namun tidak menjadikan pengunjung pasar menjadi surut bahkan malah semakin ramai, wajar saja jika pasar ini dari pagi hingga sore selalu di padati pengunjung Masyarakat sekitar hingga para pengunjung dari luar daerah Tuban.
Selain tempatnya yang stategis dekat jalan raya, Pasar ini juga bersebelahan dengan Wisata Goa Akbar dan juga dekat dengan Parkiran Wisata Religi Makam Sunan Bonang yang sudah di kenal di seluruh kalangan Masyarakat Islam tentunya.
Namun, akhir akhir ini di kalangan masyarakat yang setiap harinya selalu aktif keluar masuk di pasar untuk berjualan, di buat binggung dengan Tarif parkir atau tempat parkir yang saat ini telah di di ambil alih oleh PT Mida Karya Abadi Parking, padahal dari dulu, di ketahui masyarakat hingga saat ini, pasar tersebut masih milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.
Bukan hanya itu saja, menurut Yanto pengunjung di pasar tersebut, selain di ambil alih PT, tarif Parking di pasar itu juga naik dari sebelumya.
"Tarif Parking naik, pelayanan ya sama saja, dan selama di ambil alih PT ini, Yang dulunya Pemotor Roda 2 hanya Rp. 500,00 (Lima Ratus Rupiah). Sekarang menjadi Rp. 1000.00 (Seribu Rupiah) untuk Roda 4 yang dulunya Rp. 2000,00 (Dua Ribu rupiah) sekarang menjadi Rp. 5000,00 (Lima ribu rupiah ) padahal dari dulu yang saya tahu pasar ini masih milik Pemkab Tuban". Jelasnya..
Dari hasil pantauan di lapangan yang telah di himpun media ini, memang benar kalau Tarif Parking di pasar tersebut naik dan telah di alihkan ke PT Mika Karya Abadi Parkir sebagai pengelolanya.
Akan tetapi, Agus Wijaya selaku Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban, saat di Konfirmasi terkait tempat Parkir di Pasar Baru Tuban yang di kelola oleh PT, Via Waatshap, ia hanya membalas, "Sebentar Mas" dan di hari berikutnya ia hanya menjawab "maaf mas baru Otw dari nganjuk" tambahnya minggu (16/1/2022).
sampai berita ini di turunkan belum ada keterangan lebih lanjutnya dari Agus Wijaya yang saat ini menjabat sebagai Kepala Diskoperidag Kabupaten Tuban, ada apa sebenarnya???. (HSS_Tuban)