Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu) terus memacu progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
Karena Jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi penghubung strategis antara Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD). Selasa (16/06/2026).
Personel Satgas yang merupakan bagian dari Satgas Jembatan TNI AD terlihat bahu-membahu melakukan pengerjaan perakitan tulangan besi. Struktur besi ini dirakit khusus untuk fondasi tapak (footplate) serta bagian dari konstruksi dinding penahan tanah jembatan, guna memastikan infrastruktur memiliki daya tahan yang kokoh.
Pengerjaan ini berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Medan yang menantang tidak menyurutkan semangat para prajurit TNI di lapangan demi mewujudkan akses transportasi yang layak bagi masyarakat kedua desa.
Perwira Lapangan, Pelda Edi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan konstruksi dilakukan dengan perhitungan matang dan pengawasan ketat agar jembatan ini aman digunakan dalam jangka panjang.
"Hari ini fokus kita adalah merakit tulangan besi untuk fondasi tapak jembatan dan penahan dinding tanah. Ini bagian yang sangat krusial karena menentukan kekuatan jembatan gantung ini ke depan.
" Alhamdulillah, seluruh kegiatan hari ini berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Sinergi anggota di lapangan sangat solid, dan kita optimistis proyek ini selesai tepat waktu demi masyarakat," ujar Pelda Edi di lokasi kegiatan.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh antara Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso secara signifikan. Selama ini, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian kerap terhambat oleh keterbatasan akses penyeberangan.
Dengan progres yang berjalan aman dan dinamis, kehadiran Satgas Jembatan TNI AD melalui Kodim 0302/Inhu diharapkan dapat segera merampungkan proyek ini, sekaligus membawa angin segar bagi peningkatan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Logas Tanah Darat.(Pr4as)
