MUBA , SuaraLira.com - Kebakaran penyulingan minyak ilegal (illegal refinery) di wilayah Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan sering kali terjadi akibat minimnya standar keselamatan kerja,
Insiden kebakaran tempat penyulingan minyak Ilegal ini terjadi di Simpang Patin Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lincir, pada sabtu sekira pukul 16.00 WIB ,diduga kebakaran tempat penyulingan dipicu oleh percikan api dari mesin genset atau korsleting listrik pada pompa penyedot minyak mentah, atau bara api dari tungku penyulingan yang menyambar uap minyak.
Praktik illegal refinery yang sudah berlangsung lama ini memicu kekhawatiran karena seringnya terjadi insiden ledakan dan kobaran api yang melahap area perkebunan hingga pemukiman warga.
Aktivitas penyulingan minyak ilegal di kawasan ini terus berulang dan beroperasi kucing-kucingan dengan aparat, bahkan di lokasi yang sebelumnya telah dipasangi garis polisi.
Dalam sejumlah kasus, pihak kepolisian setempat seperti jajaran Polsek Bayung Lincir dan Polres Muba telah mengamankan beberapa tersangka yang berperan sebagai pemilik atau pengelola penyulingan.
Selain itu kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mencari pemilik Penyulingan minyak dan pihak lain yang diduga terlibat, demi menghentikan aktivitas illegal refinery tersebut.
Seakan tiada kapoknya penyulingan minyak ilegal di kecamatan Bayung Lincir ini terus berlangsung , walaupun telah banyak memakan korban akibat dari kebakaran tempat penyulingan minyak ilegal yang di kelolah secara tradisional oleh masyarakat.
Kebakaran di fasilitas ilegal refinery ini berulang kali , sebingga menimbulkan korban jiwa dan luka bakar serius akibat semburan api dan ledakan dari lokasi penyulingan.
Dengan ini diminta kepada Aparat Penegak Hukum khususnya jajaran Polsek Bayung Lincir di wilayah hukumnya , untuk mengimbau kepada masyarakat agar menjauhi aktivitas ilegal refinery karena tingginya risiko ledakan yang berpontensi mengakibatkan korban jiwa, serta kerusakan lingkungan yang masif.
Kapolsek Bayung Lincir, AKP Tiyan Talingga ST MT, yang dikonfirmasi awak media terkait insiden tersebut mengaku sudah monitor dan sudah menerjunkan anggota untuk mengecek lokasi kejadian.
Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Muba dan jajaran Polsek Bayung Lincir tengah melakukan penyelidikan mendalam , untuk mengungkap penyebab pasti ledakan serta akan menindak pemilik pengulingan dan pelaku illegal refinery tersebut.
(TULENTINO)
