Hambur-hamburkan Uang Negara DIDUGA Hederam atau Pompa Air Tidak Ada Azas Mampaat bagi masarakat Desa Renah Kurung

 
Kepahiang, suaralira.com - Hederam atau Pompa air di Desa Renah Kurung tidak berpungsi dan tidak ada azas manfaatnya sama sekali , itu terlihat oleh awak media di lokasi tempat pemasangan Hederam atau Pompa Air desa Rena Kurung, pada Rabu 2 Juni 2026
 
Awak media berhasil menemui salah satu warga desa Renah Kurung yg enggan di sebut namanya , hederam/pompa air yang ada di lokasi kegiatan di lokasi tepatnya di hutan lindung , dirinya menjelaskan Hederan atau Pompa Air yang menelan anggaran lima ratus juta rupiah lebih sama sekali tidak ada manfaatnya , sedangkan anggaran itu di ambil dari anggaran dana desa Renah Kurung pada tahun anggaran 2021 yang menelan biaya kisaran 500 Rupiah.
 
Lebih lanjut dirinya menjelaskan Gederam tersebut mulai dari pelaksanaan pekerjaan pada tahun 2021 sampai tahun 2026 ini tidak perna di pungsikan sabagaimana yang di harpkan masyarakat Desa Renah Kurung, jelasnya.
 
Masarakat desa Renah kurung sangat merasa kecewa dan kesal dengan pekerjaan kepala desa dan jajarannya sedangkan anggaran lumayan besar Yoyon selaku kepala desa Renah Kurung kecamatan Muara Kemumu kabupaten kepahiang prrovinsi bengkulu, seakan tidak perduli dengan Hederan yang tidak berpunsi.
 
Kami minta kepada APH tolong ditindak lanjuti , karena masarakat desa Renah Kurung sangat merasa kecewa kepada kepala desa dan jajarannya , hederam / pompa air tidak perna berpungsi sebagaimana yang diharpkan oleh masyarakat , mulai dari pekerjaan ditahun 2021 sampai pada tahun 2026 ini gak ada air yang mengalir kedesa Renah Kurung , sekarang kondisi Hederam/ Pompa air nampak tidak terawat dan hancur di makan karat.
 
Kami harapkan pada aparat penegak hukum (APH) turun kelapangan sediri kedesa Renah Kurung kasian sama masarakat karena sudah berulang kali kecewa ,sedangkan anggaran nya lumayan besar 500 juta lebi , kami dari awak media turun sendiri kelokasi hederam/ pompa air di desa Renah Kurung kecamatan Muara Kemumu Kabupaten Kepahiang Perovinsi Bengkulu diduga Mangkrak tutupnya. (Rengki/TL/SL)