Suaralira.com, Kuansing - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0302/Indragiri Hulu (Inhu), yang merupakan bagian dari Satgas Jembatan TNI AD, terus memacu pembangunan infrastruktur di daerah pelosok. Personel Satgas terpantau fokus melakukan pengerjaan pengecoran struktural untuk Jembatan Gantung Garuda.
Pembangunan jembatan ini menjadi krusial karena akan menjadi urat nadi penghubung utama antara dua desa, yakni Desa Sukaraja dan Desa Huluteso yang berada di wilayah Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD). Jumat (05/06/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan para personel TNI bergotong-royong bersama warga setempat, bahu-membahu mengoperasikan mesin molen semen.
Proses pengecoran struktural hari ini difokuskan pada bagian-bagian vital jembatan, termasuk lantai jembatan dan fondasi utama guna memastikan keamanan serta ketahanan bangunan dalam jangka panjang.
Seluruh rangkaian kegiatan pengerjaan dilaporkan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kendala teknis yang berarti. Mewakili komando satuan tugas di lapangan.
Pelda Edi menyampaikan apresiasinya atas dedikasi personel dan tingginya antusiasme masyarakat dalam membantu proses pembangunan ini.
"Pengecoran struktural, khususnya pada bagian fondasi dan lantai jembatan, merupakan tahap yang sangat menentukan kekuatan jembatan ini ke depan. Alhamdulillah, berkat kerja keras tim Satgas Kodim 0302/Inhu bersama dukungan masyarakat.
Pekerjaan pada hari ini pengerjaan menggunakan mesin molen semen berjalan dengan aman dan lancar," ujar Pelda Edi.
"Kami berharap Jembatan Gantung Garuda ini bisa segera rampung tepat waktu, sehingga akses transportasi dan roda perekonomian antara Desa Sukaraja dan Desa Huluteso dapat langsung terhubung dan meningkat," pungkasnya.
Dengan berjalannya proyek ini secara progresif, kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat memangkas jarak tempuh warga, sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI AD bersama rakyat dalam membangun daerah.(Pr4as)