Komandan Kodim 0302/Inhu Hadiri Zikir Dan Doa Bersama Peringati Rengat Bersejarah 5 Januari 1949

SUARALIRA.COM - Setelah Pagi harinya melaksanakan Upacara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menggelar kegiatan Dzikir dan Doa bersama dalam rangka memperingati peristiwa Rengat Bersejarah 5 Januari 1949.

Acara Kegiatan ini menjadi puncak refleksi spiritual ini dilaksanakan di Pendopo Junjung Buih Rengat pada Senin, 5 Januari 2026 malam di Kelurahan Sekip hilir Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. 

Hadir dalam kegiatan itu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si,  Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo S.E.,M.I.P (Dandim 0302/Inhu), AKBP Fahrian Siregar, S.I.K., M.Si ( Kapolres Inhu ), Letkol Inf Eko Sugiarto ( Danyon TP 850/SC, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si ( Sekda Kab Inhu )
Adek Chandra SE ( Wakil Ketua Iz DPRD Kab. Inhu ), Suci Rahmiati, S.Sos., M.Si ( Ketua TP PKK Inhu )
Ustad Rajuki Ridwan S.Ag , MA (Pembacaan Yasin,Tahlil,zikir), Para Kadis Se- Kabupaten Inhu , Camat Se-kabupaten Inhu, Asn,P3K PW,P3K Paruh waktu

Diawali dengan pembacaan Surah Yasin, Tahlil, serta Dzikir yang dipimpin oleh Ustad Rajuki Ridwan. Momentum ini menjadi sarana bagi jajaran Pemkab Inhu dan masyarakat.

Guna untuk mengenang kembali pengabdian serta pengorbanan para pahlawan dalam tragedi 5 Januari 1949 demi mempertahankan Bangsa dan Negara.

Dalam sambutanya Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si, dalam mengatakan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian peringatan tahun ini, mulai dari pelaksanaan apel kehormatan, prosesi tabur bunga, hingga ditutup dengan doa bersama.

"Bahwa sejarah atas Peristiwa Rengat Bersejarah 5 Januari 1949 adalah catatan perjalanan yang sangat lekat dan memiliki nilai perjuangan luar biasa bagi masyarakat Inhu.

Salah satu bentuk dan monumen ini  menjadi saksi bisu tragedi Rengat Berdarah. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk menjaga dan memelihara aset-aset sejarah yang ada di Kabupaten Inhu," kata Bupati Ade.

Bupati Ade menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinannya untuk terus melakukan perbaikan di berbagai sektor, termasuk penataan dan pengelolaan aset milik daerah.

Diharapkan dengan peringatan sejarah ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen daerah untuk mewujudkan Perubahan."jelasnya

"Maka sangat diperlukan peran aktif pemangku jabatan dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama melangkah menuju perubahan dengan menanamkan cara kerja yang lebih inovatif, kreatif, efisien, dan tepat sasaran.

Semata-mata agar kesejahteraan masyarakat Kabupaten Inhu dapat segera terwujud" terangnya(Pras sl)